Teknologi VR dan AR Akan Ada Media Sosial di Masa Depan



CALIFORNIA, Hadirnya teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR), kini telah menjadi ‘makanan empuk’ bagi perusahaan untuk mengubah potensi merevolusi cara berinteraksi orang satu sama lain dengan mesin dan di dunia digital.
Sebab kedua teknologi ini tengah menjadi perhatian khusus oleh khalayak ramai, dan tentu menjanjikan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dalam hal bisnis.
Seperti dilakukan Facebook, yang sudah mengakuisisi perusahaan teknologi virtual reality Oculus senilai USD2 miliar atau sekira Rp20 triliun, berharap teknologi ini akan tumbuh pesat di masa depan.
Oculus yang sekarang menjadi anak perusahaan sepenuhnya milik Facebook, telah menempatkan namanya pada satu produk VR konsumen Samsung Gear VR yang menjadi masa depan dalam berkomunikasi dalam jaringan sosial.
Perintis teknologi VR secara drastis, melahirkan sebuah industri baru dan sebagai peluang pengembang untuk berkelut di bidang bisnis ini. Salah satunya adalah Starship, pengembang aplikasi VTime yang sudah memungkinkan pengguna bertemu dengan teman-teman di virtual reality.
Belum lagi, dalam acara Wearable Technology Show yang berlangsung di London, di mana starship CMO Julian berbicara tentang VR yang memiliki potensi untuk mengubah jaringan sosial menjadi jaringan bersosialisasi.
Menurutnya, VR akan menjadi transisi baru di ponsel, tablet, atau interaksi berbasis PC secara real-time, dapat berinteraksi melalui VR di mana pengguna akan terhubung secara sempurna melalui teknologi ini. Demikian diwartakan Forbes, Selasa (22/3/2016).
(kem)
Share on Google Plus

About rizqan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar